3 Kerusakan yang Sering Terjadi Pada Vacuum Pump Beserta Tips Perawatannya!

Jika anda termasuk orang yang setiap harinya bekerja berteman vacuum pump. Maka tidak afdol jika tidak mengetahui beberapa kerusakan yang sering terjadi pada vacuum pump yang anda gunakan.

Maka dari itu, dengan membaca artikel ini merupakan langah tepat supaya anda dapat mengetahui berbagai kerusakan yang sering terjadi hingga bagaimana perawatan vacuum pump yang benar dan tepat.

3 Kerusakan yang Sering Terjadi Pada Vacuum Pump

Jika sudah mengetahui 3 kerusakan yang sering terjadi pada vacuum pump seperti penjelasan di bawah ini, diharapkan anda lebih hati-hati dan teliti lagi dalam pemakaian dan perawatannya.

1. Kerusakan pada poros

Kerusakan pada poros atau yang sering disebut dengan kegagalan poros adalah hal yang sering terjadi pada suatu alat elektronik termasuk vacum pump. Kerusakan ini akan berakibat pada kelancaran kinerja dari vacuum pump itu sendiri.

Pasalanya, poros yang dijadikan pijakan untuk jalaannya kinerja vacuum tidak bisa memompa dengan baik sebagaimana mestinya. Tentu ada beberapa alasan yang menjadi penyebab kegagalan poro ini terjadi, yaitu:

  • Terjadinya korosi gas adalah hal utama yang sering terjadi. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada spare part atau badan vacuum pump yang menghasruskan anda untuk mendatangi bengkel las blok mesin terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
  • Terjadinya radial runout, dimana beban pada kompresor yang meningkat terlalu cepat dan kuat.
  • Terjadinya kerusakan pada cincin vacuum, seperti poros yang terlalu lentur dan besar.

2. Kerusakan Bearing

Kerusakan ini dapat terjadi jika bearing yang dibiarkan terlalu lama dalam keadaan haus atau kering. Hal ini biasanya terjadi ketika vacuum pump sedang beroperasi. Jika hal tersebut sudah terjadi, maka segera lakukan penanganan dengan metal spray pada vacuum pump anda.

3. Kerusakan impeller

Kerusakan ini bisa terjadi dikarenakan endapan debu atau kotoran lain yang masuk kedalam vacuum sehingga menyebabkan kemacetan pada impeller.

Ketiga kerusakan di atas adalah yang sering terjadi pada vacuum pump. Lantas bagaimana cara perawatannya sudapaya seddikit terhindar dari hal-hal di atas? Berikut beberapa tipsnya.

Tips Perawatan Vacuum Pump

Di bawah ini adalah hal-hal yang perlu anda terapkan dengan baik dalam perawatan vacuum pump anda supaya tidak cepat rusak.

1.  Melakukan perawatan secara berkala dengan membuat jadwal

Penjadwalan pada perawatan secara berkala ini dapat dilakukan dengan acuan rutin tidaknya alat tersebut digunakan. Namun sebagai patokan, anda dapat melakukan penjadawalan perawatan seperti:

  • Perawatan harian untuk sekedar memeriksa keadaan oli dan mesin yang perlu di cek sebelum penggunaan.
  • Perawatan mingguan dilakukan untuk memeriksa keadaan pompa apakah terjaid kebocoran dan saringan vacuum yang masih bersih atau sudah berdebu.
  • Perawatan bulanan yang dapat dilakukan dalam jangka waktu 6 bulan sekali atau lebih. Hal ini bergantung pada pemakaian vacuum pumpnya. Dalam hal ini, anda dapat memanfaatkan tempat service vacuum pump seperti Intidaya Dinamika Sejati.

2. Melakukan pemerikasaan pada bagian-bagian tertentu

Pemeriksaaan ini dapat dilakukan pada bagian knalpot filternya apakah tersumbat atau tidak. Selanjutnya pemeriksaan minyak apakah masih bersih atau harus sudah diganti dan pemeriksaan pada bagian-bagian lain, seperti saringan pompa dan katup pengapung pompa.

3. Melakukan service rutin

Serivice rutin ini dapat anda lakukan jika keadaan vacuum pump memang benar-benar tidak stabil dan perlu dibawa ke tempat service yang melayani berbagai permasalahan pada vacuum pump anda mulai dari kerusakan luar hingga kerusakan dalam.

Melakukan metal spray pada vacuum pump juga termasuk service rutin yang perlu anda lakukan untuk perlindungan korosi dan masalah bearing pada vacuum pump. Melakukan metal spray dapat dilakukan dengan mendatangi bengel las blok  mesin atau PT Intidaya Dinamika Sejati. Dengan begitu, maka semua permasalahan seperti di atas, akan segera teratasi.

Leave a Comment