Jangan Bingung Pilih Apartemen Atau Rumah! Cari Jawabannya Di sini

Hidup di pusat kota menjanjikan segala kemudahan di segala faktor khususnya bagi para pekerja kantoran. Dengan fasilitas transportasi yang beragam, Anda akan lebih mudah dan cepat untuk mencapai tempat kerja jika Anda memilih tempat tinggal di pusat kota.

Alangkah lebih enaknya lagi jika rumah Anda dekat dengan kantor. Anda tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama di transportasi umum untuk dapat mencapai kantor. Namun, dengan pendapatan yang tidak sebanding dengan tingginya harga rumah di pusat kota, sepertinya sulit bagi Anda untuk mendapatkan rumah di sekitar kantor.

Selain itu, keterbatasan lahan kosong di pusat kota membuat Anda lebih sulit untuk membangun sebuah rumah maupun sekedar mengontrak nya. Solusi yang paling tepat dari permasalahan tersebut adalah dengan memilih apartemen sebagai tempat tinggal.

Apa itu apartemen?

Apartemen atau lebih dikenal dengan rumah pangsa merupakan sebuah tempat tinggal yang hanya mencakup sebagian dari sebuah bangunan. Bangunan apartemen dibuat bertingkat besar dan mewah. Sebuah gedung apartemen dapat memiliki ratusan unit apartemen di dalamnya.

Fasilitas yang ditawarkan sebuah gedung apartemen sangat beragam seperti kolam renang, toko, pusat kebugaran, rumah makan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Penghuni dapat menggunakan fasilitas tersebut bersama dengan penghuni unit apartemen lainnya.

Sebuah apartemen memiliki ruang layaknya sebuah rumah seperti kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dapur, bahkan garasi. Tetapi biasanya garasi yang ditawarkan adalah garasi bersama di bagian lantai bawah gedung apartemen. Namun ada juga apartemen di negara-negara maju seperti negara di daerah Arab yang menawarkan garasi di dalam ruang unit apartemen. Kendaraan penghuni apartemen akan dipindahkan menggunakan alat layaknya lift barang ke unit apartemen mereka.

Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Memutuskan Memilih Apartemen atau Rumah

Sebelum Anda memutuskan untuk memilih jenis tempat tinggal, alangkah baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal berikut ini.

1.    Status Hak Milik Apartemen dan Rumah

Sebagai calon pembeli, Anda harus paham betul akan status kepemilikan dari apartemen atau rumah. Saat membeli rumah, Anda akan mendapatkan satu paket yakni tanah dan bangunan. Pastikan status tanah dan bangunan rumah tidak dalam sengketa agar Anda tidak perlu was-was di kemudian hari.

Anda juga harus memastikan bahwa tanah sudah memiliki sertifikat Surat Hak Milik (SHM) yang legal. Anda juga harus mempunyai surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini akan menghindarkan Anda dari resiko digusur oleh pemilik tanah yang sah maupun pemerintah lokal.

Sedangkan untuk apartemen, Anda hanya akan mendapatkan sebuah unit ruangan di sebuah gedung tanpa adanya hak milik tanah bangunan. Walaupun begitu, Anda tetap dapat menikmati segala fasilitas yang disediakan oleh apartemen. Tetapi tentu saja, Anda harus rela berbagi dengan penghuni lain karena kepemilikan atas fasilitas ini adalah kepemilikan bersama.

Sebelum membeli apartemen, pastikan Anda sudah mengecek legalitas dari pengembang properti agar Anda terhindar dari kerugian nantinya. Selain itu sebagai pemilik unit apartemen, Anda harus memegang sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dari pengelola apartemen. Masa berlaku sertifikat tersebut adalah 20 tahun sejak diterima.

2.    Biaya Pemeliharaan

Dengan membeli sebuah rumah, Anda memiliki tanggung jawab penuh akan biaya pemeliharaan atau perawatan. Anda harus menyisihkan sebagian anggaran biaya rumah tangga untuk biaya pemeliharaan tersebut. Besaran biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik rumah bervariasi.

Besaran biaya pemeliharaan tergantung dari usia rumah Anda dan keadaan rumah saat Anda pertama kali membelinya. Rumah yang cenderung sudah lama atau tua memerlukan biaya perawatan yang tidak sedikit. Apalagi jika rumah tersebut sebelumnya tidak pernah dirawat.

Tidak hanya itu, besar kecilnya ukuran rumah juga menentukan biaya anggaran yang harus Anda keluarkan untuk pemeliharaan. Rumah yang ukurannya besar pasti membutuhkan biaya yang lebih banyak daripada rumah yang berukuran lebih kecil.

Faktor lainnya yang menentukan besaran biaya pemeliharaan rumah adalah lingkungan dan lokasi rumah tersebut. Jika Anda memiliki rumah yang berlokasi di daerah rawan banjir, Anda dipastikan akan lebih sering melakukan pemeliharaan berupa perbaikan-perbaikan.

Sedangkan untuk unit apartemen, pengelola dari gedung apartemen lah yang bertanggung jawab akan pemeliharaan gedung serta fasilitas di dalamnya. Besar kecilnya biaya yang dikeluarkan oleh penghuni apartemen tergantung dari kebijakan pengelola serta perjanjian kontrak sebelum membeli unit apartemen tersebut. Para penghuni apartemen diwajibkan membayar iuran rutin berupa iuran Pemeliharaan Lingkungan atau IPL.

Selain biaya pemeliharaan tersebut, Anda yang tinggal di apartemen akan dikenakan biaya lainnya seperti biaya parkir, biaya listrik, biaya air, sinking fund, dan maintenance fee. Untuk renovasi maupun dekorasi unit apartemen yang Anda miliki bukanlah tanggung jawab dari pengelolaan. Itu semua merupakan tanggung jawab pribadi pemilik unit apartemen.

Setelah mempertimbangkan 2 hal di atas, Anda pasti sudah memiliki gambaran keputusan yang akan diambil. Bagi Anda yang tinggal di pusat kota Jakarta dan belum memiliki tempat tinggal, sepertinya keputusan untuk memilih apartemen lebih baik daripada sebuah rumah. Selain karena keterbatasan lahan, harga tanah beserta rumah yang sangat mahal di pusat kota Jakarta juga membuat Anda harus berpikir ulang untuk membeli sebuah rumah.

Jika Anda tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli, Anda juga bisa sekedar menyewa apartemen tersebut kepada pemilik unit apartemen. Tidak sulit untuk sewa apartemen murah di Jakarta. Banyak pemilik apartemen daerah Jakarta yang menyewakan unit apartemen nya dengan harga terjangkau. Anda bisa mencari informasi terkait penyewaan apartemen di situs-situs properti.

Leave a Comment